Angkasa gelap dan terang Tempat bercerita antara matahari dan bintang Ruang luas dimana semua harapan tumbuh Menuju ruang hampa lalu takdir ditentukan Sebelum rindu mencekam Setelah senja datang dan sang surya tenggelam Kukepakkan kekuatanku Keluar dari sangkar untuk bermesraan dengan malam Nikmatnya dingin menusuk tulang rusuk yang rapuh tanpa tahu pemiliknya Lembutnya kabut yang tercipta karena pagi semakin terasa cepat Menggangguku yang sedang bercumbu Dengan kesunyian yang terahasia dengan baik Aku memberontak Yang melindungiku dari segala rasa kasih yang suci Hingga aku utuh menjadi milikmu.. Terpenjara dalam ruang dan waktu Hatimu, hatiku, satu.