Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Satu bintang di barat daya

Dibalik tawa terdapat lara Kau terlalu dingin untuk ku sentuh Aku terlalu berapi-api untuk membuat nafasmu peluh Tak jarang bulan memergoki kita bersama Mencipta cinta dari gumpalan rindu Disetiap hari kau dan aku menunggu Peluk menghantarkanku kepada luka Tak terhingga ku lukiskan namamu di langit malam yang temaram Tak lagi ku tau apakah kau juga rindu? Hingga hujan meleraiku untuk berhenti berkelahi dengan waktu Malam berlalu Embun pagi berganti menyisakan pilu Malam datang kembali Bulan memergoki aku sendiri Lalu membawaku kepada bintang Ia juga sendiri Bersinar mengingatkanmu Menunjukkan matamu tersenyum rindu Bintang di barat daya Ternyata ia masih setia Karangendep, 30 Maret 2018

Lembayung senja

Jingga Merekah di barat langit biru Luas Ditemani awan yang gemas menggoda Terliuk-liuk mengikuti alunan bayu yang syahdu Rindu Datang menghantui menuju malam Hitam Membekukan hati yang terluka Menjelma hingga embun meluluhkannya Jarak Diantara sabda-sabda yang agung Tercipta jutaan rasa terpendam Melabuhkan diri di pangkuan sang senja Terjawab oleh waktu karena tak tahan melihatnya bermuram durja Tanya Terlalu besar untuk sebuah kata yang terangkai manja Kapan waktu itu akan datang? Saat kau menjemputku dalam kerinduan Mungkin senja menjadi jawaban Purwokerto, 29 Maret 2018