Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Tatapan Malam

Dua bola mata yang sayu Menatap langit Kemana angin akan membawa luka pergi? Yang tersembunyi dalam gelapnya awan Malam ini terang Tapi dingin membuatnya kehilangan arti Dengan sayu, hati memohon "Langit, hangatkanlah malam dengan bintang-bintang, Berikan senyuman sang rembulan, Rengkuhlah dengan angin yang tenang" Seketika embun pagi membekas di kulit Mentari bersinar melepas kebekuan Kicau burung mengejutkan, Datang membawa berita gembira Melukis senyuman bola-bola yang berbinar Purwokerto, 27 Februari 2018

Rindu

Salam hangat mentari pagi menyinari wajah usangku Semua bayangan masih setia mengikuti Tak akan lari sampai semuanya pergi Aku berjalan ke timur Pelan melewati jembatan yang airnya keruh dan meluap karena semalam hujan lebat Desa ini selalu hijau Sejak aku kecil sampai sekarang aku beranjak dewasa Menjadi tempat paling bersaksi bahwa kita pernah bersama Melewati tawa dengan dinginnya malam oleh angin utara Ini tempat favoritku Disini aku bisa mengingatmu Sepagi ini, aku telah mengingatmu lagi Membayangkan saat kita masih bersama dulu Senyum yang terus kau berikan saat aku berada tepat di depanmu Merasakan hangatnya nafasmu seperti hangatnya mentari pagi ini Sampai akhirnya kau pergi Bersama alasan yang tak pernah memberiku sedikit pun ruang untuk mengerti Kau tetap pergi Meski aku masih disini Malam-malam ku lalui tanpamu Pelukan hangat tergantikan oleh dingin dan membeku Aku rindu hingga tak lagi ku rasakan bagaimana rindu Malam-malam kita telah berlalu ...